Subscribe to out newsletter today to receive latest news administrate cost effective for tactical data.

Let’s Stay In Touch

Shopping cart

Sejarah

   Rumah Sakit Bintang Laut pada awalnya merupakan sebuah Balai Pengobatan (BP) dan Rumah Bersalin (RB) yang dirintis oleh Sr Maria Van Nazareth v.d Berg (Biarawati Katolik Kongregasi JMJ, berwarga negara Belanda). Sejak Juni 1968, BP/RB yang semula memakai pastoran Gereja Katolik St. Mikael Palopo ini terus mengalami perkembangan karena tingginya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan.

Pada 10 November 1971, BP/RB Bintang Laut memiliki gedung sendiri dan mendapat ijin dari pemerintah Kabupaten Luwu untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan sebagai Balai Pengobatan (BP)/Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) tanggal 29 November 1971. BP/RB Bintang Laut secara resmi terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan mendapat ijin menyelenggarakan pelayanan pada tanggal 21 April 1973. Dan pada tanggal 14 Januaru 1982, terdaftar secara resmi sebagai anggota “Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI)” di Catholic Relief Services dengan nomor anggota 162.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau serta tingginya permintaan masyarakat agar BP/RB Bintang Laut dikembangkan juga ikut mendorong para suster yang mengelola klinik ini melakukan pengembangan menjadi Rumah Sakit Umum tipe D yang dimulai pada tahun 2007. Juli 2007, Yayasan dan Kongregasi JMJ mengadakan studi kelayakan dan membentuk tim pembangunan dan pengembangan RS Bintang Laut. Peletakan batu pertama pembangunan gedung RS Bintang Laut yang terdiri dari 3 tahap dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2009 dan rampung pada 18 Desember 2011.

Pada 10 Januari 2012 BP/BKIA resmi berubah menjadi RS dengan Surat Keputusan Walikota Palopo No. 19/2.1/DINKES/PLP/I/2012. Kemudian tanggal 12 April 2012, gedung baru RS Bintang Laut diberkati oleh Bapak Uskup Agung Makassar Mgr. John Liku Ada’ Pr dan peresmian RS oleh Bapak Walikota Palopo Drs. H.P.A Tendriadjeng, M.Si. Tahun 1971 – 2012 RS Bintang Laut dikelola oleh Yayasan Ratna Miriam. Sejak tanggal 01 Januari 2013, RS Bintang Laut dialihkan kepada PT. Citra Ratna Nirmala.

RS Bintang Laut memiliki motto “Servire in Caritate” (Melayani dalam Semangat Kasih). Dalam motto tersebut, RS Bintang Laut berusaha menjadi RS pilihan utama dengan menghadirkan layanan yang unggul, bermutu, onovatif, berlandaskan cinta kasih dan pendekatan kekeluargaan.

Visi

Menjadi rumah sakit pilihan utama dengan menghadirkan layanan yang unggul, bermutu, inovatif dan berlandaskan cinta kasih.

Misi

1. Menyediakan layanan kesehatan terbaik yang mengutamakan keselamatan pasien

2. Mengembangkan layanan medis melalui peralatan dan teknologi modern

3. Membentuk SDM yang kompeten dan beretika

4. Memperkuat jejaring kerjasama dengan berbagai mitra strategis